Antara Suku Bangsa dan Jerawat

ugh-jerawatan-sebelum-mens-datang

Jerawat memang merupakan masalah untuk sebagian remaja dan dewasa muda. Banyak faktor dan pencetus jerawat, yaitu: ras/suku bangsa (suku Tapanuli memang memiliki kulit berminyak), keturunan, hormonal, stres emosional maupun fisik, polusi lingkungan, konsumsi lemak berlebihan, asap rokok, pemakaian kosmetik yang salah, dan sebagainya.

Untuk menyembuhkan jerawat butuh ketekunan dan kesabaran. Usaha penyembuhan harus terpadu antara pencegahan dan pengobatan. Pencegahan yang dilakukan diantaranya dengan diet rendah lemak dan karbohidrat, kurangi makanan pedas, perawatan kulit yang rutin dan teratur setiap hari, hidup teratur, cukup istirahat dan olah raga, menghindari stres, menggunakan kosmetik secukupnya, menghindari polusi, serta tidak memencet jerawat yang sedang memerah meradang.

Pengobatan jerawat yang dilakukan oleh dokter merupakan kombinasi obat yang diminum (jika jerawat parah), bisa berupa antibiotika untuk mematikan kuman penyebab jerawat, atau hormon, atau turunan vitamin A. Obat yang dioles harus dipakai tiap hari berupa antibiotika oles, antiradang oles, bahan pengelupas kulit, dan asam vitamin A. Setiap penderita akan diperlakukan dan diberi obat yang berbeda oleh dokter, karena kondisi masing-masing orang tidak sama. Pengobatan jerawat memakan waktu 3-12 bulan, tergantungnya parahnya jerawat dan ketekunan pasien.

Setelah jerawat sembuh, baru dilanjutkan pengobatan untuk menghilangkan bekas jerawat. Memudarkan flek dan lubang bekas jerawat yang dangkal bisa dengan pengelupasan kulit dengan menggunakan baham kimia, ‘amplas’ kristal halus, sinar laser, atau di’amplas’ dengan logam yang berputar. Semua cara ini dilakukan agar terbentuk  kulit baru yang lebih sehat. Sedangkan untuk lubang bekas jerawat yang cukup dalam dan berbentuk sumur ada cara lain, yaitu dengan cara menyuntikkan bahan di bawah kulit, atau dengan bedah eksisi membuang lubang yang dalam tadi. Semuanya harus dilakukan oleh dokter ahli yang berpengalaman dan sesuai keadaan pasien.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *